Serangan Otonom AI Kini Menjadi Kenyataan: NSFOCUS Mendefinisikan Ulang Pengujian Penetrasi dengan Model Besar
NSFOCUS, perusahaan keamanan siber asal Tiongkok, telah memperkenalkan pendekatan baru untuk pengujian penetrasi yang didukung oleh model bahasa besar. Perusahaan tersebut mengklaim bahwa serangan otonom berbasis AI kini praktis, dan solusinya bertujuan untuk mengotomatisasi serta meningkatkan proses penilaian keamanan.
NSFOCUS, sebuah perusahaan keamanan siber asal Tiongkok, telah mengumumkan metode baru untuk pengujian penetrasi yang memanfaatkan model bahasa besar (large language models/LLM). Perusahaan tersebut menyatakan bahwa serangan otonom berbasis kecerdasan buatan telah menjadi kenyataan, dan solusi mereka mendefinisikan ulang cara para profesional keamanan menilai kerentanan. Dengan mengintegrasikan LLM, NSFOCUS bertujuan untuk mengotomatiskan sebagian alur kerja pengujian penetrasi, yang berpotensi meningkatkan efisiensi dan cakupan. Pengumuman ini disampaikan melalui laporan Beijing News, yang menyoroti peran kecerdasan buatan yang terus berkembang dalam keamanan ofensif.
Sumber: Zhipu GLM (GNews) —
asli
