Why GUI May Give Way to AI Agents: Analysis Using MCP and Billing as an Example
Selectel
The author, a product manager of a billing platform at Selectel, reflects on how graphical user interfaces (GUIs) are not always convenient, and that Model Context Protocol (MCP) and AI agents could become a new way to interact with products, allowing users to formulate intent instead of learning the interface. He shares an experiment: he created an MCP server for Selectel billing and tested it with the Hermes agent.
Product manager platform billing Selectel berbagi pengalaman: GUI produk fintech menderita karena dilema antara kesederhanaan dan universalitas — antarmuka sederhana tidak mencakup semua skenario, sementara yang universal membebani pengguna. Ia menawarkan alternatif: Model Context Protocol (MCP), yang memungkinkan agen AI mengakses data dan fungsi produk secara langsung, menerjemahkan niat pengguna menjadi tindakan. Alih-alih mempelajari navigasi, pengguna cukup bertanya "Apakah uang cukup sampai akhir minggu?". Penulis membuat server MCP untuk billing Selectel — eksperimen sederhana, bukan produk level produksi. Server mampu memeriksa saldo, prediksi, mengisi saldo akun, membuat tautan pembayaran, dan menghasilkan laporan. Pengujian dilakukan dengan agen open-source Hermes melalui Telegram: agen menentukan konteks sendiri, memeriksa saldo, membuat tugas latar (cronjob) untuk pembayaran rutin, dan membuat infografis pengeluaran. Penulis berpendapat bahwa di masa depan, server MCP dapat menjadi cara utama berinteraksi dengan produk, sementara GUI tetap menjadi salah satu klien.
Sumber: Habr — хаб ИИ —
asli
