Gugatan di Inggris: xAI Bertanggung Jawab karena Memungkinkan Grok Membuat Gambar Seksual Deepfake
xAI
Sebuah gugatan di Inggris berpendapat bahwa xAI bertanggung jawab secara hukum karena mengizinkan chatbot AI-nya, Grok, untuk menghasilkan gambar seksual deepfake, yang berpotensi menjadi preseden hukum untuk konten non-konsensual yang dihasilkan AI.
Gugatan yang diajukan di Inggris mengklaim bahwa xAI bertanggung jawab karena memungkinkan model AI-nya, Grok, untuk menghasilkan gambar seksual palsu yang mendalam (deepfake). Tindakan hukum ini, yang dilaporkan oleh MLex, berargumen bahwa xAI gagal menerapkan perlindungan untuk mencegah pembuatan konten eksplisit tanpa persetujuan. Kasus ini dapat menjadi preseden untuk menuntut pengembang AI atas keluaran berbahaya yang dihasilkan oleh sistem mereka, termasuk pornografi deepfake. Gugatan ini menyoroti kekhawatiran yang berkembang atas penyalahgunaan AI generatif untuk membuat materi pelecehan tanpa persetujuan.
Sumber: xAI Grok (GNews) —
asli
