Keamanan AI 🇷🇺 29.07.2026 02:01

Prompt injection bukanlah serangan, melainkan fitur asisten LLM

OpenAIOpenAI AnthropicAnthropic
Artikel ini berargumen bahwa prompt injection bukanlah kerentanan keamanan, melainkan perilaku normal dari asisten AI berbasis LLM yang dirancang untuk mengikuti instruksi. Penulis mendemonstrasikan melalui eksperimen bahwa banyak layanan AI memperlakukan teks dalam file yang diunggah atau tugas penerjemahan sebagai perintah, dan menyarankan strategi mitigasi.
Penulis menjelaskan bahwa injeksi perintah (prompt injection) hanyalah asisten AI yang mengikuti instruksi yang tertanam dalam data yang disediakan pengguna, mirip dengan karyawan yang rajin. Dalam sebuah eksperimen, 9 layanan AI diberi file teks dengan instruksi untuk memformat daftar dengan angka Romawi dan menambahkan kutipan permanen ke semua respons di masa depan. Dua layanan sepenuhnya mengabaikan instruksi, lima memformat daftar tetapi tidak mengubah pengaturan akun, dan dua menjalankan kedua instruksi. Penulis mencatat bahwa bahkan tugas penerjemahan dianggap sebagai perintah oleh 8 dari 9 layanan, dengan satu layanan memperbarui memori akunnya. Masalah muncul karena LLM tidak dapat membedakan antara data dan instruksi. Sebagai solusi parsial, penulis menyarankan untuk secara eksplisit menginstruksikan AI untuk memperlakukan semua input sebagai data, bukan perintah, dan mencatat bahwa ChatGPT dan Claude sudah memiliki ketahanan bawaan terhadap injeksi perintah dari file.
Sumber: Habr — хаб ИИ — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru