RegulasiBisnis & Pasar 🇷🇺 31.07.2026 19:03

Hemat di korek api: bagaimana penggunaan ChatGPT dan Claude Code melanggar 152-FZ

OpenAIOpenAI AnthropicAnthropic
Artikel ini membahas bagaimana penggunaan layanan AI asing (ChatGPT, Claude) untuk memproses data pribadi warga Rusia menyebabkan pelanggaran administratif: transfer data lintas batas tanpa persetujuan dan pelanggaran lokalisasi. Penulis menganalisis denda berdasarkan 13.11 Kode Pelanggaran Administratif, praktik peradilan 2025-2026, dan memperkirakan gelombang denda signifikan bagi perusahaan Rusia, termasuk denda turnover hingga 500 juta rubel untuk kebocoran berulang.
Pimpinan dan karyawan perusahaan Rusia sering menggunakan layanan AI asing, seperti ChatGPT dan Claude, untuk memproses data pribadi klien, resume, dan informasi internal, tanpa menyadari pelanggaran hukum. Pengiriman data melalui HTTPS ke server perusahaan Amerika (Anthropic, OpenAI) melanggar Pasal 12 152-FZ (transfer lintas batas tanpa persetujuan subjek data) dan Bagian 5 Pasal 18 (lokalisasi basis data di Rusia). Sejak Mei 2025, 420-FZ mulai berlaku, yang secara drastis meningkatkan denda: hingga 300 ribu rubel untuk kebocoran 1 hingga 1000 orang, hingga 15 juta untuk kebocoran lebih dari 100 ribu, dan memperkenalkan denda bergulir hingga 500 juta untuk kebocoran berulang. Namun, pada tahun 2025 pengadilan hanya mengeluarkan sekitar 500 keputusan berdasarkan 13.11 Kode Pelanggaran Administratif, 60% di antaranya berakhir dengan peringatan, dan denda maksimum untuk perusahaan Rusia adalah 150 ribu rubel (Kereta Api Rusia, Pos Rusia). Denda terbesar tahun 2025—17 juta rubel untuk pelanggaran lokalisasi—diterima oleh WhatsApp. Menurut penulis, setelah masa transisi dan kasus-kasus pertama dengan tarif baru (Maret 2026), akan dimulai gelombang inspeksi dan denda signifikan bagi bisnis Rusia, dan denda bergulir akan menjadi ancaman nyata mulai akhir tahun 2026.
Sumber: Habr — хаб ИИ — asli
Postingan kami sebelumnya tentang topik ini ↓
Berita terbaru