Google Research: Sains Terbuka dan Kemitraan Global Mempercepat Terobosan Ilmiah
Google/DeepMind
Google Research
Google Research menekankan bahwa perangkat lunak sumber terbuka dan kumpulan data akses terbuka merupakan pendorong utama sains modern. Melalui kemitraan dengan organisasi seperti UCSC Genomics Institute, Janelia Research Campus, dan ISTA, serta dukungan untuk konsorsium global seperti Human Pangenome Research Consortium, perusahaan ini telah memberdayakan lebih dari 250.000 peneliti. Transisi menuju sains yang didukung kecerdasan buatan, termasuk alur kerja agen, diharapkan semakin mengubah kolaborasi dan penemuan.
Google Research menegaskan komitmennya terhadap sains terbuka, yang dibangun di atas prinsip-prinsip penelitian yang bertanggung jawab, inklusif, dan ketat. Perusahaan ini percaya bahwa perangkat lunak sumber terbuka dan kumpulan data akses terbuka sangat penting bagi sains modern, memungkinkan replikasi dan perluasan temuan. Google telah mengembangkan teknologi utama seperti arsitektur Transformer dan model khusus untuk genomik, ilmu saraf, dan iklim. Perusahaan berkolaborasi dengan organisasi seperti UCSC Genomics Institute, Janelia Research Campus, ISTA, Centre for Population Genomics, CSIRO, dan AIIMS, serta mendukung konsorsium global termasuk Human Pangenome Research Consortium, Earth BioGenome Project, dan NIH BRAIN Initiative. Lebih dari 250.000 peneliti dan pengembang menggunakan alat dan kumpulan data terbuka Google. Google berinvestasi dalam membangun komunitas pengembang sains di India, Korea, Jepang, dan Australia. Perusahaan melihat alur kerja agen sebagai masa depan di mana ilmuwan dapat mengodekan pengetahuan ke dalam keterampilan khusus, memungkinkan reproduksi temuan yang cepat dan berbagi global.
Sumber: Google Research —
asli
